Detail Cantuman Kembali

XML

identifikasi kekuatan impact dan kelenturan komposit berpenguat bambu dengan penambahan minyak wijen pada matriks


Indonesia merupakan negara penghasil bambu terbesar di dunia dengan jumlah produksi bambu yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Bambu memiliki karakteristik yang kuat, densitas rendah, dan mudah dibentuk. Serat bambu mempunyai kekuatan yang lebih baik dibandingkan dengan kekuatan serat kayu. Komposit dengan penguat serat bambu kelenturannya sangat dipengaruhi oleh serat, dimana semakin banyak serat maka semakin kuat juga semakin getas. Inovasi yang semakin berkembang memunculkan penelitian mengenai pencampuran minyak nabati pada material komposit berpenguat bambu, salah satunya minyak wijen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran minyak wijen pada matriks komposit berpenguat bambu terhadap kekuatan impact, serta untuk mengetahui struktur lapisan berdasarkan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil pengujian menunjukkan SEM-EDS memiliki kemampuan visualisasi terkait informasi mengenai struktur dan ikatan setiap bahan komposit dan kandungan unsur kimia. Pada material komposit dengan penambahan minyak wijen 1% memiliki kandungan senyawa karbon sebesar 69% dan oksigen sebesar 18%. Selain itu hasil campuran resin dan minyak wijen memiliki struktur yang halus dan indikasi menunjukkan ikatan cukup. Hasil pengujian impact berupa nilai usaha atau energi yang diserap oleh benda uji pada saat menerima beban kejut. Pengujian impact pada material komposit dengan penambahan minyak wijen 1% memiliki rata-rata nilai kekuatan impact sebesar 6.87 J/cm2 dengan ketebalan serat bambu sebesar 0.6 mm. Hasil analisa menunjukkan bahwa minyak wijen tidak berpengaruh nyata terhadap ketebalan serat bambu. Ketebalan serat bambu mempengaruhi impact value dari material komposit, dimana semakin tebal serat bambu akan menurunkan nilai impact dan menunjukkan bahwa material komposit ini memiliki sifat yang getas. Hasil simulasi di area patahan akibat impact test tidak terjadi deformasi plastis, dan hasil statistik untuk ketebalan serat bambu berkorelasi cukup.
626.24.22 Pra i
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2024
Surabaya
xi, 72 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...